Ekor tegak lurus ke atas, biasanya berarti bahwa kucing kita sedang santai dan bergembira.
Ekor masuk di antara kaki dan bulunya mengembang, kondisi ini mengindikasikan ketakutan. Kucing kita akan melakukan hal ini jika ia merasa ketakutan terhadap sesuatu atau terkejut.
Ujung ekor bergerak-gerak lambat, perilaku ini merupakan tanda bahwa kucing tengah berkonsentrasi penuh. Kucing kita mungkin sedang memperhatikan objek yang jauh dan berusaha mengetahui apa objek itu.
Ujung ekor bergerak lebih cepat, ini bisa jadi pertanda ia merasa terganggu dengan objek yang sedang dia perhatikan tadi. Misalnya, objek tersebuy ternyata kucing lain yang baru datang.
Ekor tiba-tiba tegak lurus dan bulu mengembang, berarti kucing yang diperhatikan atau objek tersebut lebih besar dari yang kucing kita perkirakan. Sikap ekor seperti ini digunakan sebagai peringatan bagi objek itu dan menyuruh mereka mundur.
Ekor berayun dari satu sisi ke sisi lain tak beraturan, merupakan tanda bahwa kucing tengah bersiap mengambil tindakan, entah tindakan marah atau merasa takjub dengan objek itu. Kucing-kucing agresif biasanya sering melakukan ini.
Ekor berayun ke kanan atau ke kiri objek, hal ini berarti kucing merasa nyaman dengan objek itu, bisa jadi manusia atau kucing lain.
Ekor kucing menempeli kaki kita atau kucing lain, ini pertanda bahwa dia menginginkan perhatian, tanda ini merupakan tanda yang bersahabat dan kucing kita siap bermain.
Sekian sudah pembahasan tentang cara membaca bahasa tubuh kucing, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua untuk membantu kita tau apa yang kucing pikirkan sebenarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar