Kamis, 14 April 2016

Dampak Penghapusan 3 in 1

Saat ini Jakarta sedang membangun jalan untuk mengatasi kemacetan. Tak ada jalan yang tidak macet, bahkan jalan alternatif atau 'jalan tikus' pun macet. Dengan pertambahan mobil di jalan raya jika tidak diikuti dengan pembangunan jalan, maka kemacetan di ibukota tidak bisa teratasi.

Semua pengguna jalan setiap hari dihadapkan dengan kemacetan dimana-mana. Untuk itu Pemerintah Kota Jakarta dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta menghapus peraturan 3 in 1 untuk jalan protokol.

Akan tetapi dengan tidak diberlakukan lagi aturan 3 in 1, jalan malah tambah macet. Karena setiap keluarga yang mempunyai mobil lebih dari satu pasti akan dipakai semua untuk keperluan transportasi. Padahal aturan 3 in 1 ini dimaksudkan untuk menghindari kemacetan.

Adapun dampak negatifnya dari peraturan 3 in 1 ini akan adanya ekploitasi anak, yang menjadi joki mempekerjakan anak hingga sindikat penyewaan bayi dan merusak pemandangan di jalan protokol.

Positifnya, joki yang biasanya berkeliaran di beberapa ruas jalan menjadi tidak ada. Jika dilihat dari sisi itu berhasil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar